<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="164">
<titleInfo>
<title>PELATIHAN KADER POSYANDU TENTANG DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA DI WILAYAH RW VI KELURAHAN METESEH KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ns. Erni Suprapti, M.Kep.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ns. Diana Dayaningsih, M.Kep.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Semarang</placeTerm></place>
<publisher>Stikes Kesdam IV/iponegoro</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Periode 5 tahun pertama kehidupan anak sebagai masa keemasan (golden period) atau jendela kesempatan (window opportunity), atau masa kritis (critical period). Yang artinya periode 5 tahun pertama kehidupan balita merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan paling pesat pada otak manusia, merupakan masa yang sangat peka bagi otak anak dalam menerima berbagai masukan dari lingkungan sekitarnya. Pada masa anak balita sangat terbuka dalam menerima berbagai macam pembelajaran dan pengayaan baik yang bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu pada masa ini harus dimanfaatkan untuk memberi masukkan dan nilai-nilai positif dan sedapat mungkin memberikan asupan gizi yang gizi adekuat, memberikan stimulasi yang baik dan benar serta memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi anak. Stimulasi pada anak hendaknya bervariasi dan ditujukan pada kemampuan dasar anak yaitu kemampuan gerak kasar, gerak halus, kemampuan bahasa dan bicara, kemampuan sosialisasi dan kognitif, kreatifitas dan moral spiritual.Deteksi perlu dilakukan sedini mungkin sebab semakin dini ditemukan penyimpangan maka semakin mudah dilakukan intervensi untuk perbaikannya.Oleh karena itu kegiatan stimulasi, deteksi dini tumbuh kembang dilakukan sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan pertumbuhan, perkembangan, dan penyimpangan mental emosional pada anak. Tim pengabmas Akper Kesdam IV/Diponegoro melakukan pelatihan pada kader tentang cara mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak dengan tujuan menambah pengetahuan kader dan meningkatkan keaktifan kader dalam mendeteksi secara dini Balita yang datang ke posyandu. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mendeteksi secara dini pertumbuhan dan perkembangan anak balita.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>STIKES KESDAM IV/DIP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="437" url="" path="/ERNI_2018 2_LAP PENGABMAS_PELATIHAN SDIDTK OK-compressed.pdf" mimetype="application/pdf">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>164</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-22 14:35:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-22 14:35:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>