<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="187">
<titleInfo>
<title>OPTIMALISASI PERAN DAN FUNGSI INSTRUKTUR KLINIK MELALUI METODE PRESEPTORSHIP DI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tuti Anggarawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yuni Astuti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Semarang</placeTerm></place>
<publisher>Stikes Kesdam IV/iponegoro</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Perguruan Tinggi harus membekali peserta didiknya dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan sehingga dapat menciptakan lulusan perawat yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Pendidikan DIII keperawatan merupakan pendidikan tinggi vokasional dimana proporsi praktik lebih besar sehingga diperlukan pembelajaran klinik yang efektif dan efisien. Pembelajaran klinik merupakan pembelajaran berbasis pengalaman dimana peserta didik diharapkan mampu mengaplikasikan teori yang diperoleh dari akademik pada kasus nyata yang sebenarnya di lahan. Keberhasilan dari pembelajaran klinik ini dapat dilihat bagaimana mahasiswa mampu mencapai target kompetensinya dengan baik. Pencapaian ini juga dilihat dan dinilai oleh pembimbing klinik. Peran dan fungsi pembimbing klinik sangat besar dalam mendidik mahasiswa dalam pencapaian target ketrampilan, pengetahuan dan psikomotor terutama di lahan praktek.
Kemampuan perawat pendidik klinik atau disebut instruktur klinik harus disesuaikan sehingga memiliki standar bimbingan, sinkronisasi, dan kesamaan persepsi dalam memberikan proses bimbingan kepada peserta didik selama proses belajar di rumah sakit. Peningkatan terhadap kualitas seorang pembimbing klinik, baik yang berasal dari perawat rumah sakit ataupun dari pembimbing akademik mutlak diperlukan. Upaya dalam meningkatkan peran dan fungsi pembimbing klinik maka strategi Institusi pendidikan dan instansi rumah sakit dalam rangka peningkatan kompetensi mahasiswa, melakukan kegiatan pelatihan metode bimbingan klinik preseptorship.
Bimbingan klinik preseptorship mampu mengatasi masalah mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran di klinik. Melalui Preseptorship, pembimbing klinik juga mengalami peningkatan kualitas dan kompetensi baik knowledge, skill dan attitude sehingga nantinya dapat membimbing mahasiswa saat praktek di rumah sakit dengan baik.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>STIKES KESDAM IV/DIP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="460" url="" path="/TUTI_2019_LAP PENGMAS_PRESEPTOR.doc-compressed.pdf" mimetype="application/pdf">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>187</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-23 13:30:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-23 13:30:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>